Tips Cara Mengolah Bekatul Menjadi Makanan Suplemen Kesehatan
Anda tahu bekatul kan ? Nggak
tahu...sungguh terlalu !!! Ya, bekatul adalah limbah beras. Gabah yang digiling
akan menghasilkan limbah berupa sekam dan bekatul. Ada yang menyebut dedak
halus. Biasanya bekatul sekedar jadi pakan ternak, sapi, ayam, itik misalnya.
Nah, kali ini jadikan pakan ternak itu makanan suplemen kesehatan yang murah
meriah.
Saya telah lama
mempraktekkan hal ini. Sebagai praktisi pengobatan alternatif saya menyarankan
tiap pasien saya untuk mengkonsumsi bekatul. Hasilnya sungguh menggembirakan.
Bekatul sangat bermanfaat untuk memulihkan kesehatan bagi orang yang habis
operasi, habis sakit, untuk membantu kesembuhan penderita kencing manis dan
masih banyak lagi manfaatnya.
Adapun cara pengolahannya yang
sederhana sangatlah mudah. Bekatul bisa Anda buat menjadi panganan, jajan,
biskuit, bubur dan sereal. Untuk pengolahan menjadi sereal ada dua macam yaitu
sereal bekatul murni dan sereal campuran. Khusus untuk penyembuhan penyakit,
terutama bagi Anda yang menderita kencing manis saya sarankan mengkonsumsi
sereal bekatul murni.
Sedangakn sereal bekatul
yang ada di pasaran saat ini digolongkan menjadi lima jenis, yaitu:
1. Sereal tradisional, yaitu
sereal yang dijual dipasaran dalam bentuk mentah dan yang telah diproses.
Sereal dalam bentuk ini memerlukan pemasakan sebelum dikonsumsi dan umumnya
disajikan selagi panas.
2. Sereal siap saji tradisional,
yaitu sereal yang dijual dalam bentuk biji-bijian atau serbuk yang telah
dimasak dan hanya memerlukan air mendidih untuk persiapannya.
3. Sereal siap santap (ready to
eat breakfast cereal), yaitu produk sereal yang telah diolah dan direkayasa
menurut jenis dan bentuknya yang siap dikonsumsi secara langsung.
4. Sereal siap santap campuran
(ready to eat mix-cereal), yaitu produk sereal yang diolah bersama produk lain,
seperti biji-bijian, kacangkacangan, dan atau buah kering.
5. Bermacam produk sereal sarapan
lain yang tidak dapat dikatagorikan ke dalam keempat jenis di atas karena
proses khusus dan atau kegunaan akhirnya. Contoh dari jenis ini adalah nugget
sereal dan makanan bayi (weaning food).
Cara Pembuatan Bekatul dalam
Bentuk Sereal
Salah satu upaya meningkatkan
daya tarik masyarakat untuk memanfaatkan bekatul adalah dengan menyajikan
bekatul dalam bentuk yang lebih dari biasanya seperti sereal. Proses pembuatan
sereal bekatul instan secara garis besarnya ada dua macam yaitu sereal bekatul
olahan campuran dan sereal bekatul murni.
Adapun cara pembuatan sereal
bekatul campuran sebagai minuman yang nikmat rasanya demikian :
1.
Sediakan bahan dasar : bekatul, tepung maizena, tapioka, gula garam, vanila,
coklat bubuk, susu bubuk
2.
Dipersiapkan alat : mixer, drumdrier, autoclave, baskom, pengaduk
3. Telur,
gula, garam dan vanila dikocok dan diaduk rata
4. Dimasukkan
tepung maizena dan tapioka yang telah diayak.
5. Diaduk rata
adonan, kemudian masukkan susu bubuk, coklat bubuk dan bekatul. Kemudian mixing
dengan menggunakan mixer selama 30 menit.
6. Dimasukkan
adonan ke dalam autoclave, dikukus pada suhu 100-120’C selama 1-2 jam.
7. Adonan
dimasukkan ke dalam drum drier sedikit demi sedikit, maka akan terbentuk sereal
bekatul dalam bentuk lembaran-lembaran kering.
8. Diremahkan
sereal bekatul tersebut dengan penggerusan manual kemudian campur dan aduk rata
dengan susu bubuk.
9. Sereal
bekatul instan siap disajikan.
Adapun cara pembuatan sereal
bekatul murni adalah demikian :
Sediakan serbuk bekatul
secukupnya. Ayak sehingga diperoleh bekatul yang halus. Jemur dulu supaya
kering. Kemudian goreng tanpa minyak seperti layaknya menggoreng kopi. Jika
sudah masak ayak lagi sehingga betul-betul didapat sereal bekatul yang halus
dan murni. Cara penyajiannya, seduh satu sendok makan penuh serbuk sereal
bekatul ini dengan segelas air panas. Aduk - aduk. Jika sudah sejuk minumlah.
Rasanya gurih agak sedikit kepahit-pahitan. Minumlah sehari dua kali padi dan
sore hari.
Hanya saja perlu diingat bahwa
sereal bekatul yang asli ini tidak bisa disimpan lebih dari enam bulan karena
akan tengik. Bau tengik ini ditengarahi karena kandungan proteinnya yang
tinggi.
Komposisi bekatul (berdasarkan
persen bobot) menurut Hammond (1998) berturut-turut ialah 11-13% air, 18-21%
lemak kasar bekatul dan minyak, 14-16% protein kasar, 8-10% srat kasar, 9-12%
abu dan 33-36% karbohidrat, Thiamin (B1), Riboflavin (B2), Kalsium, Magnesium,
Phospor, dan Seng.
Diantara kandungan manfaat yang
dapat diperoleh adalah :
1. Kalsium (Ca) bermanfaat dalam
mengurangi insomnia, mendukung sistem saraf dan konstruksi otot, serta mengukur
detak jantung dan mencegah penggumpalan darah.
2. Magnesium (Mg) berguna dalam
mengaktifkan enzim : berperan dalam produksi energi, formasi protein dan
replikasi sel, serta meningtkan kelarutan kalsium dalam enzim sehungga bisa
mencegah terbentuknya batu ginjal, batu empedu dan batu saluran kemih..
Kekurangan magnesium bisa menyebabkan gangguan mental, kelelahan, serta
gangguan pada jantung, kondisi saraf dan konraksi otot.
3. Mangan (Mn) memiliki manfaat
sebagai berikut :
-
Berperan dalam beberap sistem enzim, terutama sistem enzim yang terlibat dalam
pengontrolan gula darah, metabolisme energi dan hormon tiroid
-
Berperan dalam enzim SOD (Super oxyde dismutase) sehingga sel tidak mudah
rusak.
-
Mencegah epilepsi, mengurangi resiko serangan jantung mendadak
-
Berperan dalam fungsi otak.
4. Zat besi (Fe) memilik fungsi
sebagai berikut :
-
Berperan dalam molekul hemoglobin (sel-sel darah merah)
-
Sebagai tramsportasi oksigen (O2) dari paru-paru ke jaringan dan transportasi
O2 dari jaringan ke paru-paru
-
Sangat diperlukan selama perkembangan janin, masa remaja, serta selama
kehamilan dan menyusui. Kekurangan Fe pada masa ini akan menyebabkan anemia
sehingga menurunkan daya konsentrasi dan fungsi kekebalan tubuh.
5. Kalium (K) bersama natrium
berfungsi menjaga keseimbangan cairan tubuh dan fungsi jantung. Fungsi kalium
lainnya adalah sebagai pengantar pesan saraf ke otot, menurunkan tekanan darah,
serta mengirimkan oksigen ke otak. Kekurangan kalium menyebabkan stres
fisik dan mental.
6. Seng (Zn) sangat penting untuk
pertumbuhan sel, sintesis protein dan pemanfaatan vitamin A. Tidak seperti
tembaga, seng kemungkinan tidak terdapat dalam kebanyakan diet.
Sekian artikel ini kiranya
bermanfaat. Salam
Komentar
Posting Komentar
Kritik dan saran dibutuhkan untuk kemajuan blog ini